Juni 27, 2022

Blog Seputar Travelling dan Alam

Nikmati Nuansa Alam Yang Eksotik

Jalur Gunung Merbabu

JALUR PENDAKIAN YANG RESMI UNTUK MENDAKI GUNUNG MERBABU

Gunung Merbabu adalah gunung berpi yang mempunyai tipe strato (gunung berapi kerucut). Gunung Merbabu terletak pda geografis 7,5°LS dan 110,4°BT. Gunung ini berada pada wilayah Kabupaten Magelang di sebalah barat lereng, juga Kabupaten Boyolali di sebelah timur dan selatan lereng gunung, Kabupaten Semarang sebelah utara lereng.

Di lereng gunung sempat terdapat pertapaan yang pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Berdasarkan etimologi, kata “merbabu” berasal dari gabungan kata “meru” yang berarti gunung dan kata “abu”. Gunung Merbabu ini sudah pernah meletus sebelumnya yaitu pada tahun 1560 dan 1797. Diberitahukan juga pada tahun 1570 gunun gini meletus, namun bekum dilakukan konfirmasi dan penelitian lanjutannya. Puncak Gunung Merbabu memiliki ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.

Untuk pendakian Gunung Merbabu lumayan popular dikalangan orang pendakian. Lokasi pendakiannya tidak terlalu berat, hanya saja ada beberapa daerah yang berpotensi berbahaya dan itu harus di perhatikan oleh pendaki. Daerah yang berpotensi berbahaya ialah udara yang dingin, hutan yang lebat /homogen, kabut yang tebal, ketidak adaan sumber air, dan tidak cukup mendukung sarana untuk bertahan hidup/survival.

Sebelum kalian mendaki Gunung Merbabu, alangkah baiknya kalian untuk mengetahui jalur pendakian yang resmi. Gunung merbabu memiliki jalur pendakian yang resmi bisa digunakan, selain 5 jalur pendakian berikut ini adalah illegal.

1. JALUR SUWANTING

Jalur ini dibuka pada tahun 1990 sampai 1998, setelah tahun 1998 jalur ditutup untuk pendakian dan dibuka kembali pada awal  tahun 2015.  Pada jalur pendakian ini berada di Dusun Suwanting, Desa Banyuruto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang dan dengan jarak 5 km dari Gardu pandang Ketep Pass. Jika kalian melewati rute ini harus melewati medan di tengah hutan Lamtoro yang cukup panjang.

Saat kalian sampai di pos III, kamu akan disuguhkan dengan panorama hamparan sabana yang membentang luas. Pada saat sampai di sabana, perjalanan untuk sampai di puncak Trianggulasi sudah tidak terlalu jauh. Denga menempuh jalur ini, kamu akan mencapai Puncak Merbabu dari sisi barat.

2. JALUR WEKAS

Pada pertengahan Maret 2005 Tim Skrekanek yang berjumlah lima orang yaitu Steve, Sigit, Bowo, Hari, Bayu melakukan pendakian menuju Gunung Merbabu melalui Jalur Wekas. Jalur Wekas ini menjadi jalur pendakian yang favorit dikarenakan memiliki tempat kemah yang luas di pos II dengan sumber air yang melimpah. Sebagian orang memiih mendaki untuk berkemah di sana

Dari pos II terdapat jalan buntu yang menuju kesebuah sungai yang dijadikan sumber air oleh sebagian masyarakat sekitar Wekas dan desa-desa sekitarnya. Jika terus berjalan akan bertemu jalur Wekas dengan dua jalur berada disekitar Pos Pemancar dan Helipad. Jalur Wekas juga menjadi favorit untuk para pendaki dan jalur pendakian Gunung Merbabu ini melalui sisi utara.

3. JALUR CUNTHEL

Untuk mencapai ke Desa Cuthel dapat ditempuh dari Kota Salatiga. Kalian yang akan menjangkau puncak Gunung Merbabu dari sisi utara bisa lewat jalur Cunthel yang berada di Dusun Cunthel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Para pendaki harus berhati-hati karena akan menghadapi tanjakan yang terjal setelah melewati Pos Pemancar dan Helipad.

4. JALUR KOPENG THEKELAN

Jika kalian dari Jakarta bisa menggunakan akses kendaraan kereta api atau bus ke Semarang, Yogyakarta, Solo. Jika dari Kopeng ada banyak jalur pendakian menuju ke puncak, tapi alangkah baikny ajika kalian melewati desa-desa karena disana terdapat pos-pos yang membagikan informasi ataupun bantuan. 

Jalur yang akan menuju selo ini tidak ada petunjuk jalan dan bisa membuat para pendaki tersesat. Ada juga jalur yang banyak dilewati oleh para masyarakat disana. Sering kali muncul badai dank abut yang busa membahayakan saat mendirikan tenda disana.

5. JALUR SELO

Jalur yang lebih ramai dari jalur lainnya dan favorit para pendaki, karena pemandangannya yang indah dengan sabana yang membentang membuat perjalanan lebih menyenangkan. Banyak para pendaki Gunung Merbabu yang memulai pendakian dari jalur di Kabupaten Boolali ini. Pendaki ini akan sampai Mermabu smelalui sisi selatan.

Saat musim bunga edelweiss, para pendaki juga akan melihat hamparan padang edelweiss yang mempesona. Tapi para pendaki tidak diperbolehkan memetik hanya diijinkan untuk memotret saja. Jika kalian ingin mendaki melalui jalur Selo, bisa membooking lewat online melalui situs www.tngunungmerbabu.org dan kalian akan mendapatkan gelang ber-chip dengan menggunakan teknologi GPS. Gelang ber-chip ini bisa  bermamfaat jika terjadi kecelakaan atau ada yang tersesat.