Agustus 5, 2021

Selfdrivesa.com

Nikmati Nuansa Alam Yang Eksotik

Berpetualang ke Pulau Biawak Indramayu Surganya Penjelajah

Berpetualang ke Pulau Biawak Indramayu Surganya Penjelajah

Bagi anda yang memiliki jiwa sebagai seorang penjelajah, berpetualang ke Pulau Biawak Indramayu bisa menjadi destinasi wisata mendebarkan yang tak boleh dilewatkan. Sesuai dengan namanya, pulau ini dipenuhi dengan populasi biawak dalam jumlah banyak dan berlokasi di pesisir utara wilayah kota Indramayu.

Pulau Biawak dulunya adalah tempat penelitian yang dijaga ketat oleh pemerintah sehingga aksesnya ditutup untuk masyarakat umum. Seiring berjalannya waktu, kini siapa saja dipersilahkan untuk mengunjungi tempat eksotis tersebut. Namun apabila anda ingin mengeksplorasi tempat yang lebih jauh, kami sarankan juga untuk berkunjung ke Goa Haji Mangku yang berlokasi di Pulau Kalimantan.

Berpetualang ke Pulau Biawak Indramayu Surganya Penjelajah

Pertama kali menginjakan kaki di lokasi tujuan, dari kejauhan sudah tampak sebuah mercusuar peninggalan zaman Belanda yang masih berdiri kokoh. Dengan tinggi sekitar enam puluh lima meter, anda dapat merasakan bahwa menara ini seolah-olah menyambut para wisatawan yang hendak menjelajah di sana.

Menggunakan sistem tangga berputar, para pengunjung boleh menaikinya dan menyaksikan panorama pulau secara keseluruhan. Jangan puas dulu, karena anda juga mesti menyadari bahwa pasir pantainya sangat putih dan halus sehingga memanjakan telapak kaki ketika menyentuhnya.

Menjelajahi Pulau Biawak Indramayu Yang Cantik dan Indah

Apabila anda memang berniat untuk menjelajahi Pulau Biawak Indramayu yang cantik dan indah, maka kami sarankan untuk membawa pakaian renang dan baju ganti. Pasalnya, kondisi alam bawah laut di sana sangat cantik dan indah sehingga kalian akan menyesal jika tidak menjalankan aktivitas snorkeling sepuasnya.

Berbagai macam tanaman terumbu karang serta ikan hias yang berwarna – warni pastinya menjadi momen terbaik untuk menghabiskan masa liburan anda. Belum lagi airnya sangat biru dan jernih karena masih jarang disentuh oleh peradaban dan terpelihara secara alami.

Tak lengkap rasanya jika mampir ke tempat ini tanpa bertemu dengan si tuan rumah yaitu sekelompok biawak berukuran besar karena dapat tumbuh hingga tiga meter. Para biawak tersebut berkembang biak di dalam hutan bakau, dan waspadalah dengan mulutnya yang cukup agresif untuk menggigit. Selain itu, hewan purbakala ini juga dapat memanfaatkan sabetan di ekornya sebagai bentuk pertahanan diri jika sedang merasa terancam.